Hal itu disampaikan Ona saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Selasa (6/10/2026).
Menurut Ona, membesarkan partai tidak cukup hanya dengan membangun struktur organisasi. Keberadaan partai, kata dia, harus dirasakan langsung masyarakat melalui kerja-kerja sosial dan respons terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga.
“Intinya adalah membesarkan partai dengan mendengar suara hati masyarakat. Bukan hanya hadir pada saat tertentu, tetapi menjadi bagian dari solusi nyata terhadap persoalan sehari-hari,” ujar Ona.
Ia mengatakan, DPC PRI Parigi Moutong akan memprioritaskan penguatan struktur organisasi mulai dari tingkat kecamatan hingga desa. Penguatan tersebut akan dibarengi dengan kerja sosial serta kaderisasi yang dilakukan secara berjenjang.
Ona juga menilai generasi muda dan kalangan profesional memiliki peran penting dalam pengembangan organisasi. Karena itu, PRI membuka ruang seluas-luasnya bagi kelompok tersebut untuk terlibat dalam kegiatan organisasi maupun proses pengambilan keputusan.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi anak muda dan kaum profesional untuk ikut serta. Kaderisasi harus dilakukan secara berjenjang dan berkualitas agar ke depan dapat melahirkan pemimpin yang kompeten dan berintegritas,” katanya.
Di tengah perkembangan teknologi, Ona menyebut PRI juga akan beradaptasi dengan perkembangan era digital. Menurutnya, platform digital dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan politik, transparansi organisasi, sekaligus menjaring aspirasi masyarakat.
“Di era digital, partai harus mampu beradaptasi. Teknologi dapat menjadi sarana untuk menyampaikan pendidikan politik dan mendengar aspirasi masyarakat secara lebih luas,” ujarnya.
Selain penguatan struktur dan kaderisasi, Ona menekankan pentingnya soliditas internal. Kesatuan, kolaborasi, dan koordinasi, menurutnya, menjadi fondasi dalam menjalankan agenda organisasi dan menghadapi dinamika politik.
“Kami tidak ingin menjual janji kosong. Kami ingin membawa narasi politik berbasis gagasan dan program kerja yang jelas, terutama berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat Parigi Moutong dan Sulawesi Tengah,” kata Ona.
Dalam menghadapi agenda politik ke depan, Ona mengungkapkan DPC PRI Parigi Moutong menargetkan perolehan tujuh kursi DPRD Kabupaten Parigi Moutong dan dua kursi DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.
Meski demikian, ia menegaskan target tersebut akan diperjuangkan melalui kerja organisasi dan kepercayaan masyarakat.
“Kami menargetkan tujuh kursi untuk Kabupaten Parigi Moutong dan dua kursi untuk provinsi. Tetapi pada akhirnya masyarakat yang akan menilai. Kami akan bekerja dan memperjuangkannya melalui proses yang ada,” tuturnya.
Ona mengatakan dirinya mendapat amanah untuk memimpin DPC PRI Parigi Moutong. Ia menyatakan siap menjalankan tanggung jawab tersebut dengan dukungan jaringan masyarakat, termasuk kelompok perempuan dan generasi milenial yang telah terbentuk di sejumlah kecamatan.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat yang memiliki perhatian terhadap masa depan daerah untuk bersama-sama membangun PRI di Parigi Moutong.
“Kami serius dan ikhlas membesarkan partai ini, membangun kader dari tingkat PAC hingga ranting dan pelosok desa. Dengan ikhtiar dan kerja bersama, kami berharap PRI dapat berkembang dan memberikan kontribusi bagi masyarakat,” pungkasnya. ***
