Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

IKD Kota Palu Capai 0,81 pada 2026, Imelda Liliana Muhidin Dorong Penguatan Ketahanan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | September 29, 2026 WIB Last Updated 2026-09-30T16:46:04Z

 PALU Infoaktualterkini.Com – Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, S.E., M.A.P., membuka Seminar Akhir Penilaian Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Kota Palu di Ruang Rapat Bantaya, Kantor Wali Kota Palu, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penyusunan dokumen IKD Kota Palu yang menjadi instrumen evaluasi tahunan untuk mengukur kapasitas dan ketahanan daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Seminar akhir ini melibatkan sejumlah perangkat daerah dan instansi terkait, di antaranya BPBD Kota Palu, Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan, Dinas Lingkungan Hidup, Diskominfosantik, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Pekerjaan Umum, Bappeda, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, DPKP, RS Anutapura Palu, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Imelda meminta seluruh pihak yang terlibat menjadikan penilaian IKD sebagai momentum evaluasi dan perbaikan penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kota Palu.

Ia menegaskan bahwa proses penilaian tersebut tidak boleh sekadar dipandang sebagai pemenuhan kewajiban administratif, melainkan harus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan ketahanan daerah.

“Di setiap kegiatan yang menyangkut penilaian, jangan kita anggap hanya untuk menggugurkan kewajiban atau formalitas belaka. Karena ini dilakukan setiap tahun dan setiap tahun menjadi bahan evaluasi bagi kita semua,” ujar Imelda.

Dalam kesempatan tersebut, Imelda juga menyampaikan perkembangan positif capaian IKD Kota Palu. Pada 2025, Kota Palu memperoleh nilai IKD sebesar 0,74, sementara target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Palu tahun 2026 sebesar 0,76.

Berdasarkan hasil sementara penilaian tahun 2026, nilai IKD Kota Palu telah mencapai 0,81. Capaian tersebut melampaui target yang telah ditetapkan, meskipun masih harus melalui tahapan verifikasi oleh BPBD Provinsi Sulawesi Tengah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Penilaian tersebut telah melalui sejumlah tahapan, mulai dari seminar awal pada 15 September 2026 hingga seminar akhir pada 30 September 2026.

“Dokumen IKD sangat penting sebagai penilaian progres ketahanan daerah Kota Palu dalam konteks kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Tahun lalu kita memperoleh nilai 0,74, target tahun ini 0,76 sesuai RPJMD, dan saat ini capaian sementara sudah berada di angka 0,81. Semoga hasil sementara ini juga menjadi hasil akhir setelah proses verifikasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Imelda menekankan bahwa peningkatan ketahanan daerah dalam menghadapi bencana membutuhkan kontribusi dan keterlibatan seluruh sektor. Menurutnya, penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab BPBD, tetapi juga seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait.


Oleh karena itu, koordinasi dan kolaborasi lintas sektor perlu terus diperkuat agar upaya mitigasi, kesiapsiagaan, penanganan darurat, hingga pemulihan pascabencana dapat berjalan secara terpadu dan efektif.


Seminar akhir penilaian IKD ini juga menjadi wadah untuk mengevaluasi berbagai capaian yang telah dilakukan sekaligus mengidentifikasi indikator dan aspek yang masih perlu ditingkatkan.


Pemerintah Kota Palu berharap hasil penilaian tersebut dapat memberikan gambaran objektif mengenai perkembangan ketahanan daerah serta menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan penanggulangan bencana ke depan.


Melalui evaluasi berkelanjutan dan penguatan kolaborasi antarsektor, Kota Palu diharapkan semakin siap menghadapi berbagai potensi bencana serta mampu membangun sistem ketahanan daerah yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan.

Sumber : Diskominfo Kota Palu


×
Berita Terbaru Update