PALU Infoaktualterkini.Com – Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Desa Dongi-Dongi, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, kembali diwarnai insiden longsor. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (11/9/2026) dan berdampak terhadap sejumlah penambang yang berada di sekitar lokasi.
Informasi mengenai kejadian itu diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Palu. Kepala Subseksi Operasi Kansar Palu, Rusmadi, mengatakan laporan awal yang diterima menyebutkan para penambang terdampak material longsoran.
Meski demikian, insiden tersebut tidak dilaporkan menimbulkan korban jiwa. Sementara jumlah penambang yang mengalami luka akibat kejadian itu masih belum dapat dipastikan.
“Belum ada laporan korban meninggal dunia,” kata Rusmadi di Palu, Sabtu (12/9/2026).
Setelah kejadian, para penambang yang terdampak telah berhasil dievakuasi dari lokasi dan selanjutnya dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan serta penanganan medis.
Kansar Palu tidak menerjunkan personel ke lokasi kejadian. Keputusan tersebut diambil setelah pihaknya memperoleh informasi bahwa seluruh korban terdampak telah berhasil dievakuasi dan mendapat penanganan.
Rusmadi menambahkan, pihaknya tetap memantau perkembangan informasi terkait insiden tersebut sebagai bagian dari kesiapsiagaan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dukungan pencarian dan pertolongan.
Peristiwa longsor di kawasan PETI Dongi-Dongi kembali menunjukkan tingginya risiko keselamatan yang dihadapi para pekerja di kawasan pertambangan, terutama pada lokasi dengan kondisi medan dan aktivitas penggalian yang berpotensi memicu pergerakan tanah. ( Redaksi )
