Kadiskominfopers Bertujuan Mewujudkan Tata Kelola Data yang Terintegrasi
Gedung Pusat Informasi Smart 4.0 Dinas Kominfopers menggelar ekspose sekaligus launching Buku Rencana Aksi Satu Data Indonesia, dan Data Statistik Sektoral Kabupaten Pasangkayu Tahun 2025.
Pada acara ini turut dihadiri Asisten II, Kabupaten Pasangkayu, Suhardi, S.Pd. Asisten III, kabupaten pasangkayu, Imran Makmur, Badan Pusat Statistik (BPS) Pasangkayu, kepala Dinas Kominfopers, Zulfikar K, SP., M.Si bersama staf dan jajarannya, serta seluruh perwakilan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Kabupaten Pasangkayu.
Dengan kegiatan, secara resmi dibuka oleh Asisten II Pasangkayu, Suhardi, S.Pd. yang mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Pasangkayu.
Maka sambutan Suhardi, S.Pd katakan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola data yang terintegrasi dan akurat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasangkayu.
Menurut Suhardi bahwa penyelenggaraan statistik sektoral memiliki peran penting dalam tata kelola pemerintahan. Data adalah dasar pengambilan keputusan, perencanaan, pembangunan, alokasi anggaran, hingga evaluasi program.
Oleh karena itu, keberadaan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi kewajiban pemerintah daerah.
Dalam konteks Visi Kabupaten Pasangkayu untuk mewujudkan daerah yang maju, berdaya saing, transparan, dan sejahtera, maka peningkatan kualitas data adalah salah satu prasyarat mendukung perencanaan dan pembangunan yang tepat sasaran.
Kegiatan ekspose hari ini diharapkan memperkuat koordinasi antara produsen data, Wali data dan pengguna data. Meningkatkan kualitas dan standardisasi data sesuai prinsip satu data Indonesia.
Menyediakan informasi daerah yang kredibel untuk mendukung pembangunan berkeadilan kata Suhardi. Sedangkan launching buku data sektoral menjadi wujud komitmen pemerintah Daerah bahwa Pasangkayu siap menyediakan data resmi, terbuka, dan dapat diakses sebagai dasar kebijakan.
Lanjut Suhardi katakan, Saya menekankan kembali bahwa integrasi data bukan hanya tugas teknis, melainkan bagian dari reformasi birokrasi menuju tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel.
Semoga kegiatan ini menjadi momentum memperkuat komitmen kita bersama dalam penyelenggaraan statistik sektoral dan mendorong pembangunan Pasangkayu yang lebih terarah, terukur dan berkelanjutan.
Di tempat yang sama juga Kepala Diskominfopers Pasangkayu, Zulfikar K, SP., M.Si menyampaikan bahwa launching buku data statistik sektoral ini merupakan tindak lanjut dari program nasional Satu Data Indonesia.
Ia Zulfikar menegaskan bahwa data sektoral memiliki peran sangat penting dalam proses pembangunan daerah, karena seluruh kebijakan dan program ke depan harus berbasis pada data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Setiap program pembangunan itu bisa diukur dari validasi data yang ada. Kalau datanya kuat, maka perencanaannya juga akan tepat,” ujarnya.
Lanjut Zulfikar menjelaskan, Diskominfo berperan sebagai wali data yang mengumpulkan seluruh data dari OPD yang menjadi produsen data.
Data-data tersebut kemudian dihimpun dan dikelola oleh Diskominfo untuk menjadi satu kesatuan data sektoral daerah.
“Data sektoral ini sangat beragam, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing OPD,” jelasnya.
Ia Zulfikar juga mengakui, buku data statistik sektoral yang diluncurkan tahun ini masih merupakan penerbitan awal, sehingga masih memerlukan banyak penyempurnaan.
Olehnya itu, Buku ini tentu masih jauh dari kata sempurna. Karena itu, kami membuka diri untuk dilakukan evaluasi setiap tahunnya. Insyaallah, dari tahun ke tahun kualitasnya akan semakin baik terang Zulfikar.(bur)
