![]() |
Pengendali Banjir Sungai Gumbasa, Aset Vital Perlindungan Permukiman |
Pengendali Banjir Sungai Gumbasa, Aset Vital Perlindungan Permukiman
SULTENG - Dalam upaya pengendalian banjir, Ditjen Sumber Daya Air memiliki berbagai strategi sebagai elemen penting pencegahan dampak banjir yang sering menerjang permukiman padat.
Saat ini di Kabupaten Sigi, upaya itu dilaksanakan oleh BWS Sulawesi 3 Palu dengan titik lokasi di desa Pandere, untuk menjaga infrastruktur vital lainya tetap aman dari potensi bencana.
Berdasarkan amatan media, proyek revetment batu gajah tertata rapi disepanjang sungai, batu-batu besar berasal dari sumber berizin, ungkap salah satu pelaksana lapangan.
Deretan batu gajah merupakan bangunan pengendali banjir yang memang dikhususkan pada wilayah rentan terdampak.
Beberapa tahun lalu, menurut pengakuan warga setempat, terjadi bencana banjir yang merendam permukiman.
Tahun 2026, dinding-dinding pengaman sungai mulaibtertata rapi.
" Kami warga di Pandere bahagia dengan pengendali banjir yang dikerjakan " urai Diro
Dalam pantauan, berbagai item pekerjaan utama hampir selesai, progres fisik cukup memuaskan.
" Pekerjaan ini terhitung cepat, kami berterima kasih pak " beberapa Diro
Proyek ini disebut sebagai langkah nyata pemerintah melindungi permukiman dari bahaya erosi dan banjir. Mengingat Wilayah Sungai Gumbasa melingkupi beberapa desa rentan bencana. Sehingga Infrastruktur ini sangat vital mengatasi erosi dan ketahanan pangan nasional.
Infrastruktur pengendali banjir yang dibangun, akan menyelamatkan ribuan hektar lahan pertanian masyarakat di Kabupaten Sigi, dampaknya aktivitas produksi gabah petani tetap terjaga sepanjang tahun.
Pekerjaan konstruksi dibagi item, masing-masing memiliki tinggi 5 sampai 9 meter yang disesuaikan dengan kondisi alur sungai.
Balai Wilayah Sungai Sulawesi 3 Palu menegaskan, proyek pengendal banjiri sungai Gumbasa dikerjakan dengan mengutamakan mutu dan kualitas konstruksi demi keberlanjutan pembangunan (**)
