PALU – Infoaktualterkini.com, Semangat pemberdayaan pemuda lokal dan pelestarian budaya daerah menjadi sorotan dalam kegiatan yang digelar Pengurus Besar Forum Pemuda Kaili (FPK) Sulawesi Tengah. Sejumlah tokoh daerah menyampaikan pandangan dan gagasannya terkait masa depan pembangunan Sulawesi Tengah, khususnya dalam membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda Kaili.
Ketua Umum PB FPK Sulteng, Moh. Erwin Lamporo, menegaskan pentingnya memberikan ruang yang lebih besar kepada putra-putri daerah untuk mengembangkan potensi dan memperoleh kesempatan kerja yang setara.
Menurut Erwin, pemuda lokal harus menjadi bagian utama dalam proses pembangunan daerah, termasuk dalam rekrutmen institusi negara. Ia bahkan mengusulkan agar proses seleksi tahap akhir calon prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dapat dilaksanakan langsung di Sulawesi Tengah.
“Beri kesempatan kepada anak-anak Kaili. Kalau bisa, proses seleksi tahap terakhir untuk masuk TNI diselenggarakan langsung di Sulawesi Tengah saja, tidak perlu lagi dikirim ke tempat lain,” ujar Erwin yang disambut tepuk tangan peserta.
Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat FPK, Moh. Irwan Lapatta, menyampaikan apresiasi terhadap capaian pembangunan yang telah dilakukan para pemimpin Sulawesi Tengah dari masa ke masa. Ia menilai kesinambungan pembangunan sejak era Gubernur Longki Djanggola, Rusdi Mastura, hingga Gubernur saat ini, H. Anwar Hafid, telah memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah.
Irwan secara khusus menyoroti kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid yang dinilainya memiliki visi kuat dan keberanian dalam mengambil kebijakan strategis untuk kemajuan Sulawesi Tengah.
“Pak Gubernur Anwar Hafid telah melakukan lompatan kuantum, salah satunya melalui komitmen kuat pada sektor pendidikan dasar,” ungkap Irwan.
Dalam kesempatan tersebut, turut mengemuka pesan kebudayaan yang disampaikan Gubernur Anwar Hafid. Selain menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, gubernur juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan melestarikan budaya Kaili sebagai identitas daerah di tengah arus modernisasi.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan alam, termasuk potensi aktivitas Sesar Palu-Koro yang menjadi salah satu karakteristik geologis Sulawesi Tengah.
Melalui sinergi antara pembangunan sumber daya manusia, pelestarian budaya, dan penguatan peran generasi muda lokal, Sulawesi Tengah diharapkan mampu menghadapi tantangan masa depan sekaligus mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. *** Agl
Editor: Rudi Chanel
Kategori: Pemerintahan | Sosial Budaya | Sulawesi Tengah
